Antara Cita-cita Dunia dan Tujuan Hidup Akhirat

Standar

Pengajian LDII

Cita-cita Dunia dan Tujuan Hidup Akhirat Dalam kehidupan sehari-hari apakah kita lebih banyak mengerjakan, urusan dunia atau masalah akhirat yang berkaitan dengan ibadah? Sebagai intropeksi ada baiknya kaum Muslimin memperhatikan nasehat Nabi s.a.w. berikut:

“Barang siapa menjadikan dunia sebagai cita-citanya, maka Allah mencerai-beraikan urusannya, dan Allah menjadikan kefakiran didepan matanya, dan ia tidak memperoleh dunia kecuali sesuai qodarnya.

Barang siapa menjadikan akhirat sebagai tujuan hidupnya Allah akan menyatukan urusannya, menjadikan kaya dalam hatinya, dan dunia akan datang padanya dengan mudah”.

Hadist Ibnu Majah No. 4105 Kitabul Zuhdi


Jelas , orang yang dalam hidupnya hanya memburu kehidupan dunia maka ia akan terus disibukkan dan lelah oleh urusan dunia, tidak ada ketenangan dalam hatinya dan selalu merasa kekurangan.

Sebaliknya, manusia yang lebih mementingkan urusan agama / urusan ibadah maka Allah akan memberikan ketenangan dalam hidupnya, hatinya merasa kaya dan rizkinya dicukupi oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Perhatikan seruan Allah yang Maha Agung dan Maha Mulya dalam Hadist Quthsi…

Lihat pos aslinya 328 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s